setiap kita adalah proses, menuju kebaikan dan menempuh sejarah hidup yang terjal. tak jarang kaki ini luka dan berdarah-darah yang membuat kita tertatih saat sebetulnya dituntut untuk berlari. sejarah adalah subyektif dari kita, meskipun waktu dan kejadian yang kita rasakan sama. saya mungkin meninjau begitu sementara kamu, kalian, anda memandangnya demikian. tiada maksud untuk menggurui kecuali untuk sekedar berbagi. salam, ABR
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
perempuan perempuan yang paling berpengaruh dalam hidupkuibuku - karena beliau yang merawatku sejak dalam kandungan hingga lulus kuliah bahkan. nenekku - karena beliau curahkan kasih sayang dengan secuil gula merah - lantaran permen dulu masih terhitung produk yang langka kakak-kakak-ku... more
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


